
1. Tantangan yang Dihadapi
Pelanggan Tiongkok (Hubei) terutama bergerak di bidang daur ulang lumpur minyak. Namun, tantangan utama yang membatasi ekspansi bisnis mereka adalah kurangnya persetujuan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Hal ini mencegah mereka terlibat secara hukum dalam bisnis pemrosesan dan perdagangan tar batubara.

2. Tujuan Perubahan
Untuk memastikan penerapan proyek mereka sah dan patuh hukum, pelanggan mencari mitra teknis profesional untuk membantu dalam mengamankan persetujuan EIA dan Penilaian Keselamatan (SA).

3. Aksi dan Solusi
Tindakan
Pelanggan secara proaktif menemukan Beston Group untuk mencari solusi yang dapat diandalkan dan profesional. Beston Group menanggapi dengan cepat dan mengambil tindakan berikut untuk memenuhi kebutuhan pelanggan:
- Membentuk tim teknis profesional untuk menyesuaikan solusi proyek berdasarkan kebutuhan pelanggan.
- Menawarkan dukungan teknis yang komprehensif untuk aplikasi EIA dan SA untuk memastikan kepatuhan peraturan.
- Bertanggung jawab penuh atas pemasangan peralatan, komisioning, dan dukungan operasional untuk menjamin peluncuran produksi yang tepat waktu.
Solusi
Akhirnya, pelanggan membeli 4 set BLJ-Model 16 unit desorpsi termalKonfigurasi kunci meliputi:
- Bahan reaktor utama: Q245R
- Konfigurasi sistem: Drum uap tunggal + tangki oli residu + kondensor tiga-dalam-satu + pengumpan sekrup
- Bahan Bakar: Minyak berat
- Integrasi tambahan: Bekerja baik dengan jalur pra-perlakuan penghancuran lumpur minyak pelanggan, cocok untuk memproses lumpur minyak dengan kadar air tinggi.


4. Keberhasilan Proyek
Proyek ini telah berhasil dijalankan.
- Dengan Beston GroupDukungan tersebut telah memberikan klien sertifikasi penilaian dampak lingkungan (EIA) dan penilaian keselamatan (SA).
- Empat set pabrik pirolisis lumpur minyak berjalan dengan andal, memproses 12 ton lumpur berminyak per batch (unit tunggal) dengan hasil minyak 35%.
- Klien telah meluncurkan bisnis pengolahan dan perdagangan tar batubara dan mencapai keuntungan ekonomi yang kuat.